Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

5 Cara Merawat Burung Cungko Agar Sehat Dan Rajin Bunyi

2 min read

5 Cara Merawat Burung Cungko Agar Sehat Dan Rajin Bunyi

Memelihara burung cungko menjadai sebuah kebanggana bagi pecinta burung. Cungko memiliki corak yang unik, sehingga membuatnya terlihat indah. Burung ini masuk dalam jenis burung dari pegunungan himalaya sehingga sanggup hidup di suhu dingin dan negara negara empat musim. Latas sudah tahukah anda bagaimana cara merawat burung cungko? Berikut informasinya!

Cara Merawat Burung Cungko Yang Baik Dan Benar

  1. Memberi Makan Yang Bervariasi

Sama halnya dengan manusia, burung perlu asupan nutrisi yang kompleks. Sayangnya, satu jenis pakan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, anda harus bisa mengkombinasikan setiap pakan yang bergizi bagi mereka. Contoh beberapa pakan yang dimaksud adalah serangga, buah buahan, dan nektar.

Pakan tersebut dapat anda temukan dengan mudah di pasar atau toko burung. Jenis buah yang paling cocok adalah pepaya dan pisang kepok. Harga dari pakan tersebut tidaklah mahal, sehingga kantong anda tetap aman. Jika kesulitan mencari nektar, anda bisa mengganti pakan tersebut dengan ramuan lain, yaitu campuran antara air panas dan gula.

Perbandingan antara air dan gulanya adalah 4 banding satu, jika sudah,m aduk keduanya hingga rata dan diamkan hingga benar benar dingin atau suhu ruang. Meskipun terlihat sepele, sebenarnya nektar ini memiliki kandungan yang sangat berharga. Tubuh burung akan menjadi lebih sehat sehingga dapat bertahan hidup lebih lama.

  1. Rutin Memandikan Burung

Tips merawat cungko yang berikutnya adalah rutin memandikannya. Langkah ini diambil, agar kebersihan tubuh si burung tetap terjaga. Namun sebelum dimandikan, jauh lebih baik jika anda menjemurnya terlebih dahulu. Cara merawat burung cungko ini sangat dianjurkan agar burung lebih rileks. Baru setelah itu, anda bisa menyemprotkan air menggunakan alat bantu berupa sprayer.

Jika tidak ingin repot, anda perlu membeli wadah yang disebut dengan keramba. Di sana, anda bisa memandikan burung dengan lebih leluasa. Anda pun bisa sambil mencuci kandang si cungko dengan lebih mudah tanpa perlu khawatir si burung kabur. Setelah kondisi burung sudah basah kuyup, barulah anda bisa menambahkan sabun atau shampoo khusus.

BACA JUGA : 5 Daftar Makanan Burung Cungkok Agar Cepat Gacor

Aktivitas semacam ini perlu dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu, agar bulu cungko benar benar sehat. Jika terlalu sering, burung juga bisa merasa stress dan tidak nyaman. namun jika terlalu jarang, maka kondisi bulunya tidak terawat. Oleh karena itu, anda perlu memperhatikan rekomendasi ini dengan baik dan benar.

  1. Menjemur Burung Setiap Hari

Selain di mandikan, burung cungko juga perlu dijemur setiap hari. Sebenarnya aktivitas yang satu ini bukan hanya penting bagi jenis cungko saja, melainkan untuk segala jenis burung kicau. Burung merasa nyaman jika dijemur di sinar matahari yang hangat. Langkah ini juga sifatnya wajib, terutama jika si burung baru saja selesai dimandikan.

Jangan sampai anda memasukkan burung ke dalam kurungan dalam kondisi tubuh yang basah, karena cara merawat burung cungko yang salah ini akan mengganggu kesehatannya. Selama penjemuran, jangan lupa untuk memberinya minum di wadah yang telah disiapkan. Langkah ini penging, agar burung tidak mengalami dehidrasi. Durasi optimal penjemuran adalah sekitar dua jam.

  1. Melatih Kicauan Burung Dengan Sabar

Melatih kicauan sering juga disebut dengan pemasteran. Langkah ini penting bagi pemilik burung kicau, agar burung semakin gacor. Tips ini perlu juga dilakukan oleh anda, yang memelihara burung cungko. Pemasteran ini tidak perlu dari burung asli, karena anda bisa memutar suara dari youtube atau player ponsel.

Pada dasarnya, burung cungko memiliki karakter mudah meniru kicauan burung lain. Oleh karena itu, anda tidak perlu kaget jika tiba tiba mereka mengeluarkan suara yang melengking. Dikutip dari sbeh website, dijelaskan bahwa burung cungko cukup mudah meniru suara burung kacer, murai, dan lovebird. Semakin rajin anda memaster nya, maka semakin handal pula kicauannya.

  1. Memberikan Ekstra Fooding

Bukan hanya pakan utama, cungko pun perlu pakan tambahan yang kerap disebut dengan singkatan EF atau ekstra fooding. Adapun beberapa jenis pakan yang termasuk EF adalah kroto dan ulat hongkong. Rekomendasi pemberian kroto adalah sebanyak dua kali seminggu, masing masing satu sendok teh. Sedangkan untuk ulat hongkong adalah dua kali seminggu.

Takaran pemberian ulat hongkong dan kroto sangat berbeda. Jika kroto bisa satu sendok teh, namun ulat hongkong hanya cukup tiga sampai lima ekor saja sekali konsumsi. Cara merawat burung cungko ini jangan sampai berlebihan, karena malah akan membuat burung tidak nyaman. Kandungan protein yang ada di dalamnya dapat meningkatkan birahi, sehingga memicu OB.

Demikianlah sekilas penjelasan terkait dengan cara merawat cungko yang baik dan benar. Harapannya, anda yang masih pemula dapat mengambil banyak informasi dari uraian tersebut. Sangat disayangkan jika potensi burung tidak maksimal, karena perawatannya yang salah. Tidak ada salahnya juga, jika anda rajin sharing dengan sesama pecinta burung, agar mendapat penjelasan lengkap.

Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Leave a Reply

Your email address will not be published.