Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Jangan Disepelekan! Berikut Cara Menjodohkan Cucak Rowo Hingga Sukses

2 min read

Jangan Disepelekan Berikut Cara Menjodohkan Cucak Rowo Hingga Sukses

Burung cucak rowo merupakan salah satu jenis burung kicau yang banyak diminati dan diburu oleh berbagai kalangan. Tak ayal jika budidaya hewan ini menjadi peluang usaha empuk yang bisa anda lakukan. Meski demikian, anda perlu mengetahui cara menjodohkan cucak rowo agar tidak terjadi kegagalan. Terlebih lagi perjodohan ini tergolong gampang-gampang susah.

Cara Menjodohkan Cucak Rowo Agar Berhasil

  1. Sesuaikan Kondisi Dalam Menyatukan Cucak Rowo

Sistem perjodohan burung cucak rowo sebagai upaya budidaya perlu dilakukan dengan menyatukan cucak rowo jantan dan betina. Pasalnya, anda perlu melakukan tahapan ini secara bertahap agar tidak ada hewan yang merasa tidak nyaman. Sehingga proses perjodohan akan sukses sesuai dengan yang direncanakan.

BACA JUGA : Rekomendasi Jenis Makan Burung Cucak Rowo Terbaik

Pertama, penyatuan cucak rowo dapat dimulai dengan meletakkan burung jantan terlebih dahulu ke dalam kandang penangkaran. Lakukan berbagai usaha peliharaan sebagaimana biasanya agar hean ini tetap merasa rileks dan tenang dengan kondisi kandang barunya. Anda bahkan dapat memastikan kenyamanan burung ini dengan melihat kicauan yang dikeluarkan sebagaimana biasanya.

Cobalah untuk mendekatkan cucak rowo betina dengan cucak rowo jantan dengan cara menempelkan atau mendekatkan kandang yang berisi hewan jantan dan betina. Disini anda bisa langsung menggunakan kandang yang biasa dipakai oleh cucak rowo betina karena pada akhirnya hewan ini akan dipindahkan ke kandang baru bersama cucak rowo jantan.

Amati pendekatan kedua burung ini karena dapat mempengaruhi keberhasilan cara menjodohkan cucak rowo yang anda lakukan. Anda bisa memperlakukan hewan ini sebagaimana biasanya agar kedua burung dapat melakukan pendekatan secara alami. Pasalnya, ketertarikan yang terjadi dapat dinilai dari bentuk kedekatan seperti tingkah laku hingga kicauan yang dikeluarkan.

Selanjutnya, anda bisa memindahkan burung betina dalam kandang penangkaran secara perlahan agar tidak terkejut. Lihatlah kembali reaksi yang ditimbulkan oleh kedua burung apakah terjadi saling menyerang atau akur. Tentu saja, kondisi saling akur dapat menandakan bahwa proses perjodohan ini telah berhasil.

  1. Perhatikan Waktu Perjodohan

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, perjodohan sebaiknya dilakukan dengan mengatur kondisi agar terlihat normal. Hal ini dapat diawali dengan menyiapkan cucak rowo yang sudah mencapai usia matang atau produktif secara seksual. Yaitu telah beranjak usia lebih dari 8,5 bulan.

Begitu pula, cara menjodohkan cucak rowo dapat dilakukan dengan menyesuaikan kondisi musim kawin pada habitat aslinya. Anda dapat memilih sekitaran bulan Juli atau Agustus karena masa ini menandakan waktu cucak rowo di tempat habitat aslinya mulai membuat sarang dan bertelur.

Jangan lupa satukan kedua hewan ini menjelang tidur (sore hari) untuk menghindari perkelahian. Meski demikian, anda bisa menyemprot burung cucak rowo apabila anda melihat hewan ini berkelahi pada keesokan harinya. Hal ini bertujuan untuk meredakan amarah burung betina dan kedua burung dapat menunjukkan reaksi ketertarikan seperti pada kandang terpisah.

  1. Usahakan Memberi Makanan Dengan Cukup

Hal lain yang tidak boleh dilupakan dalam melakukan proses perjodohan ini adalah pemberian makanan yang bernutrisi. Pasalnya, anda bisa memberikan makanan kesukaan hewan ini dengan meletakkannya di dalam kandang. Berikan makanan jenis voer dan buah seperti papaya, apel, pisang, pir dan tomat dalam jumlah yang cukup.

Begitu pula, tambahkan makanan ekstra fooding (EF) untuk melengkapi nutrisi burung agar proses perjodohan terjadi dengan sempurna. Jenis serangga seperti jangkrik atau belalang dapat anda berikan secara bertahap dengan memberikannya langsung menggunakan tangan atau lidi. Cara ini bahkan dapat menambah kehangatan pasangan burung sekaligus menjalin hubungan kontak dengan pemilik.

Kesabaran yang anda lakukan dalam setiap perlakuan bahkan dapat membuat kedua hewan ini merasa nyaman dan tenang dalam menjalani kehidupannya. Hubungan yang terjalin antara cucak rowo jantan dan betina dapat digambarkan dengan penuh kegembiraan dengan menimbulkan kicauan atau reaksi saling mengejar dan bercanda.

Bantulah cucak rowo untuk hidup bersama pasangannya agar merasakan kehidupan alami layaknya di alam bebas. Anda dapat memberikan bahan yang dibutuhkan untuk membuat sarang jika cucak rowo sudah siap dengan menyediakan rumput kering, daun cemara atau serabut kelapa di dalam kandang. Selanjutnya, air minum atau kolam rawa yang bersih juga perlu disediakan.

  1. Berikan Rangsangan Birahi

Sayangnya, proses perjodohan ini juga dapat mengalami hambatan walaupun anda sudah mempraktikkan cara menjodohkan cucak rowo dengan baik. Misalnya saja ketidakcocokan masa birahi yang dialami oleh cucak rowo jantan dan betina sehingga masa perjodohan sulit untuk dilakukan.

Meski demikian, anda bisa mencoba memberikan rangsangan birahi burung yang terlihat tidak menunjukkan ketertarikan dengan memberikan multivitamin dan multimineral. Beberapa makanan maupun suplemen dengan kandungan vitamin A, D dan E dapat diberikan kepada hewan ini dengan jumlah takaran yang pas.

Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Leave a Reply

Your email address will not be published.