Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Biar Cepat Gacor, Intip 3 Cara Merawat Murai Trotol Yang Harus Anda Tahu

2 min read

Biar Cepat Gacor, Intip 3 Cara Merawat Murai Trotol Yang Harus Anda Tahu

Bagi anda pecinta burung, memelihara murai batu trotol biasanya dipilih karena cepat gacor.  Namun, dibutuhkan cara merawat murai trotol yang benar. Hal ini bertujuan agar nantinya burung tersebut bisa tumbuh dengan kualitas yang baik dan pastinya gacor. Lalu bagaimana caranya? Simak penjelasan tentang cara merawatnya disini!

Cara Merawat Murai Trotol yang Perlu Anda Tahu

1. Pilihlah Murai Trotol yang Terbaik

Sebelum anda mulai merawat burung jenis satu ini, ada baiknya anda memperhatikan terlebih dahulu burung murai trotol yang akan anda beli. Hal ini bertujuan agar nantinya anda bisa mendapatkan burung yang bagus dan ketika memelihara mampu menghasilkan burung yang gacor.

Tahap pemilihan ini termasuk salah satu cara terpenting. Sebab, dengan memilih burung murai trotol yang terbaik, anda pun akan bisa mendapatkan burung yang bagus ataupun tidak. Sehingga nantinya ketika  anda telah melatih dan merawatnya dengan benar agar menghasilkan burung yang bisa bunyi.

BACA JUGA : Berikut Resep Makanan dan Racikan Minuman Untuk Murai Batu

Namun, sebaiknya anda juga perlu menghindari agar tidak asal ketika memilih murai batu trotolan atau anakan. Untuk itu, anda pun perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kualitas dari induknya. Dengan mengetahui kualitas dari indukannya akan menentukan apakah anak tersebut baik atau buruk. Selain itu, pastikan bahwa anda memilih anakan murai batu yang jantan.

2. Perawatan Usia 1 – 2 Bulan

Setelah anda memilih anakan yang berkualitas bagus, maka cara merawat murai trotol dapat dimulai ketika burung tersebut berusia 1 hingga 2 bulan. Hal ini dikarenakan dalam usia tersebut, burung telah bisa makan voer. Selain itu, ketika burung murai batu dalam usia 1 bulan, usia tersebut saat yang tepat untuk mengajarkan makan.

Disini, anda bisa memberikannya makanan berupa extra food atau voer. Tidak hanya pemberian pakan saja, anda juga bisa untuk memberikan vitamin di masa tersebut. Jangan lupa, pastikan untuk memandikan dan melakukan penjemuran burung satu ini dengan benar di usia tersebut.

Ketika anda telah melakukan hal tersebut, maka anda pun bisa melanjutkannya ke tahap pelatihan mastering. Dalam tahapan satu ini, anda bisa menggunakan suara burung yang halus terlebih dahulu. Namun, juga pastikan bahwa suara tersebut haruslah monoton, tetapi kasar dan juga tajam.

Dalam cara merawat murai trotol ini, anda bisa mastering dengan menggunakan suara lovebird, cucak jenggot, suara cililin dan juga suara dari burung serindit. Hal ini dikarenakan burung tersebut dapat anda pilih  lantaran memiliki suara yang lebih berkarakter dan juga cukup mudah bagi trotolan.

Suara tersebut juga akan memiliki fungsi sebagai suara tembakan bagi burung murai trotol. Saat memasuki usia tiga minggu, anda pun bisa mulai untuk melatihnya dalam tahapan mastering. Ketika anda melakukannya, pastikan ruangan telah tertutup. Hal ini bertujuan agar terhindar dari suara bising dan burung yang lain.

Pastikan anda untuk memberikan suara master 1 hingga 2 saja. Sehingga anda bisa membiarkan agar burung tersebut berlatih secara lancar terlebih dahulu. Saat umur dua bulan, pastinya juga untuk memandikan burung di keramba dan mengumbarnya. Hal ini bertujuan agar burung bisa belajar mandi sendiri dan adanya ruang gerak yang luas berfungsi untuk melatih otot terbang dari burung.

3. Perawatan Usia Diatas 4 Bulan

Selanjutnya, cara merawat murai trotol pada usia 4 – 5 bulan, anda tetap bisa melakukan perawatan seperti biasanya. Usia ini sering kali disebut dengan mabung pertama. Dimana nantinya bulu dari burung satu ini akan berubah menjadi burung dewasa. Sehingga, burung ini akan disebut dengan murai batu muda.

Apabila masa mabung telah selesai atau ekor dari burung ini telah lengkap, anda bisa melakukan perawatan harian. Biasanya hal ini akan terjadi pada usia 6 hingga 7 bulan. Selain itu, anda pun bisa merawatnya dengan cara memberikan setelan secara bertahap. Sebab, dalam usia tersebut burung murai batu muda ini telah memasuki masa yang dibilang sempurna.

Hal tersebut dapat ditandai dengan bulu dari burung murai batu muda yang telah halus. Tak hanya itu saja, kicauan dari burung satu ini pun akan terdengar lebih kencang. Hal ini umumnya akan terjadi ketika burung telah menginjak usia 8 bulan. Oleh karena itu, anda pu perlu tahu bagaimana cara merawat murai trotol yang benar dan tepat. Sehingga nantinya akan menghasilkan suara yang gacor.

Merawat burung murai trotol hingga menjadi murai batu muda memang tidak mudah. Dibutuhkan ketelatenan dan sifat yang rajin dalam merawatnya. Akan tetapi, hal tersebut nantinya akan sebanding dengan yang akan anda dapatkan. Sebab, jika perawatan dilakukan secara benar dan tepat, maka anda pun akan memiliki burung yang sehat, bulu halus hingga suara yang gacor dan siap bertanding di arena.

Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau