Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Penasaran Cara Beternak Cucak Rowo Yang Benar? Yuk Cek Selengkapnya!

2 min read

Penasaran Cara Beternak Cucak Rowo Yang Benar Yuk Cek Selengkapnya.

Beternak burung merupakan salah satu bisnis yang banyak disukai masyarakat indonesia. Diluar sana tidak terlalu sulit mencari kolektor burung yang gemar menambah koleksinya. Salah satu jeni burung yang banyak peminat adalah cucak rowo. Bagi anda yang tertarik beternak, yuk cari tahu cara beternak cucak rowo sebagai berikut!

Cara Beternak Cucak Rowo Yang Baik Dan Benar

  1. Persiapan Anggaran Ternak

Hal pertama yang harus dilakukan oleh peternak cucak rowo adalah mempersiapkan anggaran sebagai modal usaha. Anggaran untuk ternak ini bisa dibilang mahal karena banyak hal yang harus disiapkan. Meskipun begitu, anda tidak perlu waktu lama untuk balik modal. Mengingat peminat dari cucak rowo cukup tinggi.

BACA JUGA : Cara Menjodohkan Cucak Rowo Hingga Sukses

Lantas berapa dana yang harus disiapkan? Setidaknya anda perlu budget sekitar 10 hingga 15 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli indukan cucak rowo, perlengkapan, pakan, dan vitamin.  Di luar biaya tersebut, anda juga perlu memikirkan budget untuk pemilihan lokasi. Pastikan tempat yang dipilih dapat mendukung perkembangbiakan burung dengan optimal.

Adapun ciri ciri dari lokasi yang cocok adalah bebas debu dan polusi udara, tidak terlalu berisik, pencahayaan yang cukup, serta wilayah atau tanah yang luas. Poin poin tersebut harus diperhatikan dengan baik, agar kegiatan beternak dapat berjalan dengan baik. Burung juga tidak akan stress sehingga dapat menghasilkan anakan yang banyak.

  1. Membuat Kandang

Setelah menyiapkan anggaran, anda perlu memulai bisnis dengan membuat kandang. Kandang tersebut harus berukuran besar dan proporsional agar si burung yang tinggal di dalamnya merasa nyaman. Kandang yang luas juga memudahkan dalam proses maintenance karena tangan anda bisa masuk dengan mudah. Tidak heran jika hal ini masuk dalam daftar hal yang memudahkan cara beternak cucak rowo.

Pertama tama, siapkan potongan kayu yang jumlahnya telah disesuaikan dengan banyaknya cucak rowo yang hendak di ternak. Kemudian kumpulkan alat dan bahan lain seperti tempat tenggeran, triplek, ranting sebagai tempat tenggeran, asbes sebagai atap, tempat makan, dan tempat minum. Nantinya anda perlu membuat dua kandang sebagai rumah dari indukan.

Ukuran kandang indukan ini harus lebih besar daripada cucak rowo yang masih muda. Kemudian tambahkan jerami di dalam kandang indukan sebagai sarang dn wadah untuk benih cucak rowo. Khusus untuk kandang indukan, tambahkan penutup berupa kain tipis untuk mengurangi stress saat sedang dipindahkan.

  1. Memilih Bibit Terbaik

Selian kandanga, bibit cucak rowo adalah hal penting yang harus disiapkan saat ternak. Pastikan anda memilih bibit yang berkualitas, agar anakannya pun ikut berkualitas. Adapun ciri ciri dari bibit cucak rowo yang berkualitas adalah memiliki leher dan paruh yang kuat serta tubuh yang panjang, yaitu sekitar 28 cm. Mereka juga harus termasuk burung yang jinak agar mudah dikawinkan.

Anda juga perlu memilih bibit yang aktif dan gemar berkicau. Dengan begitu, karakter dari anakannya juga akan memiliki kesamaan dengan induknya yang gacor. Alhasil, anda sebagai pemiliknya tidak perlu pusing untuk rajin melatihnya. Cara beternak cucak rowo ini sangat penting dan perlu diperhatikan. Calon pembeli pun bisa lebih tertarik dengan sifat mereka.

  1. Memberi Pakan Yang Berkualitas

Apabila semua hal yang telah disebutkan tadi telah disiapkan, jangan lupa untuk memberi burung pakan yang berkualitas. Tanpa pakan yang sehat maka kondisi tubuh burung yang tidak optimal. Dengan begitu, potensi yang dimiliki oleh cucak rowo tidak dapat dimaksimalkan. Mereka akan menjadi individu yang lemas dan tidak bersemangat.

Salah satu pakan cucak rowo yang sangat direkomendasikan adalah jangkrik. Serangga yang satu ini sifatnya adalah sebagai ekstra food, sehingga pemberiannya harus diatur dengan baik. Jumlah yang terlalu banyak akan membuat burung menjadi over birahi. Alhasil, mereka malah menjadi individu yang tidak banyak berkicau. Jika hal tersebut terjadi, maka kurangi pemberian jangkrik sebagai pakannya.

Selain jangkrik, anda juga bisa memberi kroto. Bahkan jenis pakan yang ini cocok untuk anakan. Nutrisi yang terkandung di dalamnya juga mirip dengan jangkrik. Sebagai selingan, tambahkan pula aneka buah dan sayur selama beberapa hari. Bahan tersebut akan membuat suara mereka semakin merdu dan gacor. Alhasil, semakin besar kemungkinannya untuk menarik minat pembeli.

  1. Melakukan Pemeliharaan Secara Optimal

Dari setiap penjelasan tentang cara beternak cucak rowo tadi, tidak akan berhasil dengan baik apabila anda tidak melakukan pemeliharaan dengan baik. Rutinlah untuk mengecek kondisi burung, jangan sampai mereka yang sakit bercampur dengan yang lain. Pisahkan burung yang tidak terlihat sehat selama beberapa hari. Langkah tersebut juga akan memudahkan anda dalam melakukan perawatan secara intensif.

Demikianlah sekilas penjelasan terkait dengan cara beternak burung kicau seperti cucak rowo. Meskipun sedikit merepotkan, namun peminat dari burung tersebut cukup banyak. Alhasil, bisnis yang anda jalankan bisa berkembang dengan baik. Sebagai penambah informasi, anda juga perlu sharing pengalaman dengan sesama peternak.

Bhagja 29 Tahun, Blogger dan Pecinta burung kicau

Leave a Reply

Your email address will not be published.